Keluh Kesah Dota 2 - Lich
Semenjak update 7.00 yang bikin fps drop banget, gue sempet pensi dota 2 hampir 1 tahun. Suatu hari entah gue kesambet apa, gue iseng nyobain dota lagi dan ajaibnya fps udah nggak drop lagi. (Pardon my potato computer)
Here goes my long ass rant,
Update 7.00
Update 7.00 yang diperkenalkan dengan nama "The New Journey" bagaikan titik awal dota 2 untuk lepas dari bayang-bayang pendahulunya, dotA. Valve seakan tidak mau dota 2 dianggap cuma sebagai upgrade grafik dari dotA. Pada update 7.00, hero baru, item baru, HUD, skins dan tentu saja tidak ketinggalan mekanisme baru "Talent Tree" yang menggantikan sistem bonus stats yang dulu dapat diambil untuk menambah stats hero (thanks captain obvious). Talent tree seakan mengubah sistem bonus stats yang hanya sekedar menambah stats menjadi sebuah sistem untuk menambahkan keunikan tersendiri untuk setiap heronya.
Tentu, update ini disambut secara beragam oleh pemain dota 2 di seluruh dunia. Beberapa pemain pro merespon positif atas update besar-besaran (Literally 2 GB, I cried) yang dilakukan Valve ini dan mengklaim bahwa update tersebut adalah angin segar baru yang membuat dota 2 berkembang. Tentu saja ada juga yang merespon negatif update tersebut dengah alih-alih membandingkan kondisi dota 2 yang sebelum update dan sesudahnya. (Well, you can't please everyone anyway.)
Talent Tree
Well, balik lagi ke talent tree.
Talent tree sendiri memungkinkan pemain untuk memilih salah satu dari dua efek khusus yang dapat diambil pada level 10, 15, 20, dan 25. Sebagai contoh, pada gambar diatas, Ursa pada level 25 dapat menambah 10 damage di setiap fury swipe bila pemain mengambil poin di sebelah kiri.
Talent tree sendiri memungkinkan pemain untuk memilih salah satu dari dua efek khusus yang dapat diambil pada level 10, 15, 20, dan 25. Sebagai contoh, pada gambar diatas, Ursa pada level 25 dapat menambah 10 damage di setiap fury swipe bila pemain mengambil poin di sebelah kiri.
Sekali lagi, tentu, mekanisme talent tree menuai kontroversi di kalangan pemain dota baik yang pro maupun bukan. Beberapa yang merespon negatif mengklaim bahwa mekanisme tersebut sangatlah imba dan tidak masuk akal untuk beberapa hero.
Lich
Salah satu hero yang mengalami perubahan tentu saja Lich a.k.a Kel'thuzad, hero int dengan role support dilengkapi dengan skillset yang sangat baik untuk teamfight. Lich dapat melakukan harassing kepada carry lawan di lane menggunakan frost blast. Menambah armor teammate dengan frost armor. Selain itu, Lich juga tidak mengalami kesulitan untuk memperoleh mana menggunakan Sacrifice yang dapat mengubah sampah menjadi pohon creep allied menjadi mana. Bread and butter Lich yaitu Chain Frost yang dapat membuat musuh kocar-kacir saat teamfight. Skill nuke yang memantul dari unit ke unit sembari memberikan efek slow yang pasti akan membuat musuh berpencar.
Terus kenapa? Lich cuma support, hero int, lembek, ga guna late game.
True. Lich memang hero int yang dapat dikatakan tidak terlalu berguna saat late game ketika carry musuh sudah memiliki bkb. Tapi...
TALENT TREE HAPPENED.
Ok, seriously, Icefrog ngeganja apa sih waktu bikin talent tree Lich?
Look at this, blyats.
Di level 10, talent tree Lich memang tidak terlalu mind-breaking, cuma +25 MS atau bonus health yang tidak seberapa. Tapi lihat pada level 15 dan 25.
Damage bonus 120 di level 15 dan FREE EYE OF SKADI di level 25.
WHEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
Damage bonus di level 15 membuat Lich lebih mudah untuk last hit tanpa harus mengandalkan frost blast. Ez Aghanim, noobs. Di level 20, ada bonus gold per menit sebesar 120. Ez eye of skadi. Terakhir, pada level 25 pemain dapat memilih antara menambahkan efek slow movement speed dan attack speed musuh sebesar 30 % setiap melakukan attack atau skill frost armor yang dapat memberikan regen hp kepada target. Skill ini dapat menambahkan armor dan juga memberikan regen. Basically it's Treant Protector's Living armor tapi nggak bisa di cast secara global. Sebagai catatan, skill 2 ini juga bisa di cast ke building. Sebuah skill defensif yang sangat berguna di late game.
Simply put : Lich is not a damn carry. Putang ina mo.
Tentu, talent tree +120 damage dan efek attack slow movement speed dan attack speed musuh 30 % memang terlihat cukup absurd dan menumbuhkan potensi Lich sebagai carry. Namun, perlu diingat bahwa Lich memiliki stat yang cukup buruk bila dijadikan carry hitter. Tentu, +120 damage akan sangat membantu untuk menjadikan Lich sebagai hitter. Namun sayangnya, attack speed lich terhitung sangat lambat. Selain itu juga, Lich tidak memiliki mekanisme escape yang baik yang juga diperparah dengan hp yang buruk. Masalah-masalah tersebut mengharuskan kita untuk memikirkan ulang item-item yang harus dibeli. Sederhananya, memainkan Lich dengan build carry akan menjadi sebuah keputusan yang cukup sulit pada ranked match.
Kesimpulannya, Lich noob, buy wards pls, don't even bother going carry ty.




Komentar
Posting Komentar